Fachrul Razi Datuak Parpatiah Jabat Camat MKS, Ramlan; Utamakan Pelayanan

Bukittinggi, lintastiga.com – Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar acara pisah sambut sekaligus serah terima jabatan Camat Mandiangin Koto Selayan (MKS) Senin, 27 April 2026.

Kegiatan ini berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan, menandai berakhirnya masa jabatan camat sebelumny Syukri Naldi.,S.Kom.M.M dan dimulainya kepemimpinan camat baru, Fachrul Razi.,S.E.M.M.Kp Datuak Parpatiah.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Bukittinggi H.M. Ramlan Nurmatias,S.H Datuak Nan Basa beserta jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, ninik mamak, serta berbagai unsur masyarakat Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS).

Prosesi serah terima jabatan ditandai dengan penyerahan memori jabatan dari pejabat lama kepada camat definitif yang baru.

Momen ini menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan serta tanggung jawab dalam menjalankan roda pemerintahan di Tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Syukri Naldi,S.Kom..MM menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dirinya menjabat.

Ia juga menitipkan harapan agar program-program yang telah berjalan dapat diteruskan dan ditingkatkan oleh penerusnya.

Sementara itu, Camat MKS yang baru Fachrul Razi,SE.MM.Kp Datuak Parpatiah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berharap dapat diterima oleh masyarakat serta seluruh elemen di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS)

“Atas nama pribadi, kami mohon dukungan, arahan, serta petunjuk dari seluruh pihak agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan berkesinambungan. Amanah ini bukan hanya tugas administratif, tetapi juga tanggung jawab moral yang akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pemerintah, tetapi juga kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan yang adaptif terhadap dinamika sosial, serta mengambil kebijakan secara bijak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dalam arahannya, Wali Kota Bukittinggi H.M Ramlan Nurmatias.,SH Datuak Nan Basa menekankan bahwa menjadi seorang camat bukanlah tugas yang mudah, terutama dalam melayani masyarakat dengan berbagai latar belakang dan kebutuhan.

“Jangan membeda-bedakan masyarakat dalam memberikan pelayanan. Seorang camat harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Tingkatkan pelayanan dan jadilah bagian dari masyarakat itu sendiri,” tegasnya.

Wali Kota Bukittinggi H.M Ramlan Nurmatias,SH Datuak Nan Basa juga mengingatkan bahwa penyelesaian masalah tidak selalu harus dilakukan di kantor pemerintahan.

Menurutnya, pendekatan informal seperti berdialog di warung atau tempat berkumpul masyarakat justru dapat menjadi cara efektif dalam memahami dan menyelesaikan persoalan.

“Seorang camat harus mampu membangun komunikasi yang baik. Tidak semua masalah harus selesai di kantor, kadang di warung pun bisa selesai. Tapi yang paling penting, jangan salah dalam mengambil kebijakan,” tambahnya.

Acara pisah sambut ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.

Di akhir kegiatan, seluruh tamu undangan mengikuti jamuan makan bersama secara adat, yang mencerminkan kearifan lokal serta semangat kebersamaan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk melanjutkan pembangunan di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan menuju arah yang lebih baik.

Dengan kepemimpinan baru, diharapkan Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dapat terus berkembang, menghadirkan pelayanan publik yang lebih optimal, serta mampu menjawab berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.(*)