Bukittinggi, lintastiga.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat menggelar silaturahmi, pembentukan panitia konferensi, sekaligus sosialisasi Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Hall Balai Kota Gulai Bancah, Bukittinggi, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri jajaran pengurus PWI Sumbar dan Dewan Kehormatan Provinsi itu dilakukan untuk memperkuat organisasi serta mempersiapkan pembentukan kepengurusan definitif PWI Kota Bukittinggi setelah terjadi kekosongan kepemimpinan selama dua bulan terakhir.
Dalam pertemuan tersebut, PWI Sumbar mengambil langkah cepat dengan menunjuk Wakil Ketua Bidang Organisasi, Sawir Pribadi, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kota Bukittinggi.
Ia akan didampingi Gusri Elfaishal yang dipercaya sebagai Plt Sekretaris hingga terlaksananya konferensi pemilihan pengurus definitif.

Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, hadir langsung bersama Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sumbar Zul Effendi, Sekretaris DKP Emil Mahmudsyah, Sekretaris PWI Sumbar Firdaus, serta anggota DKP Rusdi Bais. Kehadiran para pengurus provinsi tersebut menunjukkan komitmen PWI Sumbar dalam menjaga keberlangsungan organisasi hingga ke tingkat daerah.
Selain membahas agenda konferensi, pertemuan itu juga menjadi momentum sosialisasi program Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Sekretaris Panitia OKK, Emil Mahmudsyah, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan amanat organisasi yang mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Kongres Kerja Nasional PWI Pusat Tahun 2026 di Banten.
Karena bersifat wajib, PWI Sumbar telah membentuk tim khusus yang melibatkan unsur pengurus harian, Dewan Kehormatan, dan bidang terkait untuk menyusun seluruh kebutuhan pelaksanaannya.
Menurut Emil, OKK menjadi pintu masuk bagi wartawan yang ingin bergabung dengan PWI. Program ini memberikan pemahaman dasar mengenai profesi jurnalistik dan organisasi sebelum peserta melanjutkan ke tahapan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Masih banyak yang mengira harus mengikuti UKW terlebih dahulu untuk menjadi anggota PWI. Padahal melalui OKK, wartawan bisa memulai proses keanggotaan dan memperoleh bekal dasar tentang jurnalistik serta organisasi,” jelasnya.
Materi yang diberikan dalam OKK mencakup jurnalistik dasar, AD/ART PWI, Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, Kode Perilaku Wartawan, manajemen media, hingga hukum pers. Peserta yang lulus akan memperoleh Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI sebagai Anggota Muda beserta sertifikat kelulusan.
Melalui kegiatan ini, PWI Sumbar berharap seluruh daerah dapat segera melaksanakan program OKK sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya wartawan sekaligus memperkuat organisasi di tingkat kabupaten dan kota.(Nia)






