Bukittinggi, lintastiga.com- Komunitas seni pertunjukan Ramime (Ranah Mime) sukses menghibur ribuan pengunjung melalui penampilan street mime di kawasan Taman Pedestrian Jam Gadang, Minggu (19/4/2026).
Pertunjukan tersebut menjadi daya tarik tersendiri di tengah keramaian wisatawan yang memadati ikon Kota Bukittinggi itu.
Ramime merupakan komunitas seni pertunjukan yang menjadikan pantomime sebagai bahasa dasar dalam berekspresi. Melalui gerak tubuh tanpa kata, para performer menghadirkan berbagai cerita yang mengangkat emosi hingga refleksi sosial, sehingga mampu menarik perhatian penonton dari berbagai kalangan.
Sejak mulai bergerak pada awal 2023, Ramime hadir sebagai ruang eksplorasi seni yang terbuka dan berkembang menjadi wadah lintas disiplin. Komunitas ini dibentuk dari kebutuhan akan ruang alternatif dalam seni pertunjukan, khususnya pantomime, yang tidak terikat pada bentuk konvensional.
Dalam pertunjukan di ruang publik seperti di Jam Gadang, Ramime tidak hanya menampilkan hiburan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana tubuh dapat menjadi medium komunikasi yang kuat. Interaksi langsung dengan penonton menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat pertunjukan mereka terasa dekat dan hidup.
Selain tampil di ruang publik, Ramime juga aktif menggelar diskusi artistik, latihan rutin, serta eksplorasi gerak dalam proses penciptaan karya. Komunitas ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki minat dalam seni pertunjukan tanpa batasan latar belakang.
Ke depan, Ramime berharap dapat terus menghadirkan karya yang tidak hanya bersifat artistik, tetapi juga reflektif terhadap dinamika sosial, sekaligus memperluas jangkauan kolaborasi dengan masyarakat dan pelaku seni.(**)






