Aklamasi di Musda, Aguswanto–Almudazir Nahkodai JMSI Sumbar 2026–2031

Padang, lintastiga.com — Musyawarah Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Sumatera Barat berlangsung penuh semangat konsolidasi di Padang, Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Konsolidasi Daerah Media Siber, Komitmen Bikin Terang Sumatera Barat”, forum ini menjadi titik penting dalam menentukan arah organisasi ke depan.

Dalam sidang Musda, Aguswanto dan Almudazir resmi ditetapkan sebagai Ketua dan Sekretaris JMSI Sumbar periode 2026–2031. Keduanya terpilih secara aklamasi, menandakan kuatnya soliditas internal serta dukungan penuh dari seluruh peserta.

Kegiatan ini dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Ketua JMSI Sumbar, Novermal Yuska, perwakilan DPRD Kota Padang, serta unsur Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Barat. Seluruh pengurus cabang dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar turut ambil bagian dalam forum strategis tersebut.

Dalam sambutannya, jajaran pengurus menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang konsolidasi untuk memperkuat peran perusahaan pers, khususnya media siber di daerah. Sinergi dan kolaborasi dinilai menjadi kunci menghadapi dinamika industri media yang kian kompetitif di era digital.

Sementara itu, Novermal Yuska yang mewakili pengurus pusat mengapresiasi pelaksanaan Musda di Sumatera Barat. Ia menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan kualitas jurnalistik di tengah derasnya arus informasi.

“Perusahaan pers harus mampu bergerak cepat tanpa meninggalkan prinsip dasar jurnalistik, yakni berpijak pada data dan fakta. Dengan begitu, media tetap kredibel dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Musda berlangsung tertib dan penuh nuansa kekeluargaan. Selain menetapkan kepengurusan baru, forum ini juga merumuskan langkah strategis guna memperkuat eksistensi media siber sebagai penyedia informasi publik yang akurat, berimbang, dan terpercaya.

Dengan kepemimpinan baru, JMSI Sumatera Barat diharapkan semakin solid dan progresif dalam membangun ekosistem media digital yang sehat, sekaligus berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui penyajian informasi berkualitas.(Mis)