Solok, lintastiga.com — Memasuki lebih dari satu tahun masa kepemimpinan Bupati Jon Firman Pandu bersama Wakil Bupati H. Candra, berbagai capaian pembangunan di Kabupaten Solok mulai menunjukkan hasil yang nyata.
Dengan mengedepankan kolaborasi, respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, serta fokus pada pembangunan berkelanjutan, pemerintah daerah terus mendorong kemajuan di berbagai sektor strategis.
Salah satu fokus utama sejak awal kepemimpinan adalah percepatan pembangunan infrastruktur. Dalam kurun waktu satu tahun, sejumlah ruas jalan penghubung antar nagari berhasil diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya. Perbaikan ini tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi, khususnya di sektor pertanian dan pariwisata.
Di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah, pemerintah terus menggulirkan berbagai program strategis. Bantuan sarana produksi, penguatan akses pasar, hingga pelatihan dan pendampingan petani dilakukan secara berkelanjutan. Hasilnya, produktivitas pertanian meningkat dan ketahanan pangan daerah semakin kuat. Identitas sebagai penghasil beras unggulan “bareh Solok, bareh tanamo” pun semakin mengukuhkan posisi daerah ini di tingkat regional.
Selain itu, perhatian terhadap sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas. Peningkatan fasilitas sekolah, dukungan terhadap tenaga pendidik, serta program beasiswa terus digencarkan guna menciptakan generasi unggul. Di bidang kesehatan, optimalisasi layanan puskesmas dan program layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu turut meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kemampuan pemerintah daerah dalam merespons berbagai tantangan juga menjadi catatan penting. Saat beberapa wilayah terdampak bencana, langkah tanggap darurat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, sehingga proses pemulihan berjalan lebih efektif dan masyarakat terdampak segera mendapatkan bantuan.
Dari sisi tata kelola pemerintahan, transparansi dan akuntabilitas terus diperkuat melalui inovasi layanan publik berbasis digital. Upaya ini dinilai mampu mempermudah akses masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
Dalam satu tahun terakhir, Kabupaten Solok juga mendapat perhatian dari sejumlah tokoh nasional yang berkunjung untuk melihat langsung potensi daerah. Kehadiran mereka membuka peluang kerja sama dan investasi, terutama di sektor pariwisata dan pertanian.
Dengan potensi alam yang dikenal melalui branding “Solok Nan Indah” serta kekuatan sektor pertanian yang solid, daerah ini dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu kawasan unggulan di Sumatera Barat.
Menanggapi capaian tersebut, Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Minangkabau (LKAM) Kabupaten Solok, Budi Setiawan Dt Tanpan Hulu, memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah selama satu tahun terakhir.
“Kita melihat adanya kemajuan yang cukup signifikan dalam satu tahun ini. Pembangunan infrastruktur mulai dirasakan masyarakat, begitu juga perhatian terhadap sektor pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat Solok,” ujarnya.
Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan unsur masyarakat adat terus diperkuat agar pembangunan tetap selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal.
Sementara itu, tokoh muda Kabupaten Solok, Wardesko, turut memberikan pandangannya terhadap capaian tersebut. Ia menilai, kepemimpinan saat ini telah menunjukkan arah pembangunan yang positif, namun tetap perlu diiringi dengan inovasi yang lebih kuat, khususnya dalam melibatkan generasi muda.
“Dalam satu tahun ini kita melihat progres yang baik, terutama di infrastruktur dan pertanian. Ke depan, kami berharap ada lebih banyak ruang bagi anak muda untuk terlibat, baik dalam pengembangan ekonomi kreatif, digitalisasi, maupun pembangunan daerah secara umum,” ungkapnya.
Menurutnya, peran generasi muda sangat penting dalam mendorong daya saing daerah, terutama di tengah perkembangan teknologi dan tantangan global saat ini.
Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, tokoh adat, dan generasi muda menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Memasuki tahun kedua kepemimpinan, masyarakat pun menaruh harapan besar agar capaian yang telah diraih dapat terus ditingkatkan.
Dengan fondasi yang telah dibangun.
kepemimpinan Jon Firman Pandu dan H. Candra diharapkan mampu membawa Kabupaten Solok menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional.
(21_fly)






