Lintastiga.com , Maluku — Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang berkedudukan di Kota Saumlaki Provinsi Maluku menjadi fokus perhatian nasional dan dunia.
Proyek Strategi Nasional Pengembangan Lapangan Abadi Masela yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Perpres Nomor 12 Tahun 2025 menjadikan negeri bertajuk Bumi Duan Lolat itu bagai mentari pagi yang bersinar di ufuk Timur Nusantara.
Panglima Komando Daerah Militer XV Pattimura Maluku Mayor Jenderal TNI Dody Triwinarto menyambut kedatangan Menteri ESDM Republik Indonesia Bahlil Lahadalia di Bandara Mathelda Batlayeri Amtufu Saumlaki, Kamis, 16/7/2026.
Kedatangan Menteri ESDM RI tersebut ke Tanimbar mewakili Presiden Republik Indonesia dalam rangka pelaksanaan Ground Breaking Proyek Strategi Nasional Pengembangan Lapangan Abadi Masela atau yang lasim di sebut Blok Masela pada hari yang sama.
Ladang minyak abadi Blok Masela yang dioperatori INPEX Corporation itu telah melakukan berbagai hal dan persiapan sebagai syarat mutlak menuju eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi.
Dalam kurun waktu 27 tahun dengan berbagai tantangan yang memicu perbedaan pendapat dan pandangan dari berbagai aspek, Pangdam XV Pattimura dengan semangat Petarung Sejati berhasil menyelesaikan setiap persoalan dan perselisihan itu hanya dalam waktu kurang dari satu Minggu atau 5 hari kerja.
Berbagai upaya penyelesaian persoalan yang berkembang dan menghambat jalannya proses menjelang pelaksanaan Ground Breaking PSN Blok Masela itu dilakukan oleh Sang Panglima mulai dari pendekatan preventif, edukasi hingga pendekatan kepada masyarakat dari aspek sosial budaya terutama masyarakat di desa terdampak PSN tersebut yakni Desa Lermatang, Bomaki dan Latdalam.
Alhasil upaya dan kerja keras Sang Jenderal yang begitu menyentuh hati rakyat Tanimbar itu sontak mendapat respon positif dan dukungan penuh dari berbagai kalangan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, negeri bersalam khas “Kida Bela” itu sungguh merasa kehadiran Jenderal Bintang Dua itu dengan kekuatannya ditengah-tengah masyarakat bak seorang anak yang menunjukkan rasa hormat dan bhaktinya dengan penuh cinta kepada orang tuanya yang sangat dikasihi.
Ground Breaking pun akhirnya terlaksana ditandai sambutan meriah dari masyarakat Tanimbar dengan harapan pertumbuhan ekonomi yang meroket dengan dukungan investasi berskala makro dapat menambah dan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia secara khusus masyarakat Tanimbar dan Maluku. Kida Bela…(B. MI).






