Bupati Solok Lepas 198 Calon Jamaah Haji Tahun 2026

Kotobaru, lintastiga.com — Pemerintah Kabupaten Solok secara resmi melepas sebanyak 198 Calon Jamaah Haji (CJH) Tahun 2026 dalam sebuah acara yang digelar pada Sabtu (2/5/2026) di Aula Lantai 1 Islamic Center Kabupaten Solok, Koto Baru.

‎Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH, unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si, M.Si, Sekretaris Daerah Medison, S.Sos, M.Si, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Solok Sesmadewita, S.Sos.I, M.Ap, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Solok, pimpinan Bank Penerima Setoran, serta para calon jamaah haji.

‎Dalam laporannya, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Solok menyampaikan bahwa jumlah jamaah sebanyak 198 orang, didominasi oleh jamaah perempuan dan terbagi pada dua kloter yakni Kloter 9 sebanyak 194 Jamaah dan Kloter 14 sebanyak 2 Jamaah. Jamaah tertua tercatat berusia 86 tahun, sedangkan yang termuda berusia 25 tahun.

‎Ia juga menjelaskan bahwa seluruh jamaah telah melalui proses persiapan kurang lebih sembilan bulan, meliputi tahapan administrasi dan pemeriksaan kesehatan. Meski terdapat beberapa jamaah yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan, secara umum kondisi jamaah dinyatakan siap diberangkatkan.

‎“Alhamdulillah, jamaah kita dalam keadaan sehat dan siap berangkat. Kita berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.

‎Sementara itu, Bupati Solok dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberangkatan para jamaah.

‎“Atas nama Pemerintah Daerah, kami merasa bangga dan bahagia dapat melepas Bapak dan Ibu untuk menunaikan ibadah haji. Ini adalah panggilan Allah SWT yang patut disyukuri,” ujar Bupati.

‎Bupati juga berpesan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan baik.

‎“Jaga kesehatan dan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan secara maksimal,” tambahnya.

‎Ia juga mengingatkan agar para jamaah menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci, serta turut mendoakan Kabupaten Solok agar menjadi daerah yang damai, sejuk, dan sejahtera.

‎“Doakan Kabupaten Solok menjadi kampung halaman yang diberkahi, aman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya,” ungkapnya.

‎Acara pelepasan berlangsung khidmat dan ditandai dengan pemasangan syal secara simbolis oleh Bupati Solok kepada jamaah tertua dan termuda, sebagai bentuk penghormatan dan doa restu dari Pemerintah Daerah.

‎Dengan pelepasan ini, diharapkan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.(*)