LINGGA 10drama.com – Teman otomotifyang lahir pada tahun 90-an mungkin masih mengingat betapa menariknya Jaguar di awal tahun 2000-an. Bukan hanya karena logo berupa kucing melompat itu, tetapi juga karena satu model yang sangat terkenal:Jaguar S-Type X200Mobil ini bukanlah kendaraan biasa—ia menjadi simbol pemulihan Jaguar setelah hampir “terpuruk” pada akhir tahun 80-an.
Bayangkan, di akhir tahun 1980-an, Jaguar seperti petinju tua yang kelelahan di ronde terakhir. Penjualan menurun drastis, teknologi tertinggal, dan desainnya tidak lagi menarik perhatian orang. Untungnya, pada tahun 1989 perusahaan Ford Motor Company masuk dan memberikan “pelampung penyelamat” dengan cara mengakuisisi Jaguar. Di bawah naungan Ford, S-Type lahir pada tahun 1999, siap berkompetisi denganMercedes-Benz E-Class W210, BMW Seri 5 E39, dan Lexus GS.
Desain Klasik yang Mengundang Rasa Rindu
S-Type X200 ini benar-benar serius dalam hal penampilan. Dibuat oleh Geoff Lawson pada tahun 1995, desainnya langsung mengambil inspirasi dariJaguar Mark IImasa 50-an—mobil yang sangat ikonik pada zamannya.
Ciri khasnya?
Empat lampu bulatdi bagian depan yang memberikan kesan klasik yang kuat.
Gril vertikal besardi tengah, seperti sedan Inggris yang menggambarkan kekayaan lama.
Proporsi tubuh yang ramping dan panjang, berkat platform Ford DEW yang juga digunakanFord Thunderbird dan Lincoln LS.
Dan meskipun banyak negara mulai melaranghood ornamentuntuk keamanan pejalan kaki, Jaguar tetap memasang “kucing melompat” di bagian mesinnya—meskipun hanya tersedia sebagai pilihan.
Mesin dan Kinerja: RWD Seperti Mobil Mewah Eropa
Jika Jaguar X-Type memiliki penggerak roda depan, S-Type justrusetia sama rear-wheel drivealias RWD—desain khas mobil sedan Eropa yang menekankan pada kemudi dan pengalaman berkendara.
Varian yang masuk ke Indonesia biasanya dilengkapi mesin V6, dengan dua pilihan:
AJ25 2.5L V6 DOHC
Daya: 192 PK @ 6.800 rpm
Torsi: 241 Nm pada kecepatan 3.000 rpm
AJ30 3.0L V6 DOHC
Daya: 234 PK pada 6.000 rpm
Torsi: 300 Nm pada kecepatan 3.000 rpm
Dua-duanya pake Sequential Multi-Port Injectionmembuat pasokan bahan bakar yang lebih efisien. Versi V8 4.0L juga tersedia, tetapi di Indonesia kondisinya langka seperti komik edisi terbatas.
Transmisi standarnya otomatis 6-percepatantanpa mode manual. Terdapat juga transmisi 5-percepatan, namun jumlahnya sangat sedikit. Yang menarik, beberapa komponen mesin S-Type 3.0L sama denganFord Escape V6, jadi mencari spare part tertentu masih agak lebih baik.
Interior: Kemewahan Inggris yang Anggun
Masuk ke kabin S-Type, terasa seperti memasuki ruang tamu hotel bintang lima di London. Semua terasa mewah:
Bahan kulit yang lembut dan berkualitas tinggi
Panel kayu asli yang dihaluskan
Tampilan dashboard yang anggun namun tetap praktis
Fitur-fiturnya:
Sunroof
Cruise Control
Climate Control
Setir tilt & teleskopik
Kabel listrik dengan pengaturan lengkap
Rem cakram pada semua roda + ABS
Ponsel berbasis GSM (masa itu dianggap sangat mewah)
Suspensi adaptif CATS (Computerized Active Technology Suspension)yang secara otomatis menyesuaikan karakter suspensi sesuai kondisi jalan
Perkembangan dan Peremajaan Jaguar S-Type
Jaguar tidak hanya merilis produk lalu meninggalkannya. S-Type pernah mendapatkan beberapa pembaruan signifikan:
Facelift 2002
Dashboard berubah lebih ramping
Pita radio 2-DIN diganti dengan unit layar baru
Tuas rem tangan biasa diganti dengan tombol elektrik
Kode internal berubah (X200 → X203)
Facelift 2005
Desain bumper baru
Aksen krom makin banyak
Lampu belakang lebih besar
Pembaruan ini menjadikan S-Type tetap kompetitif di pasar sedan mewah yang sangat ketat persaingannya.
Harga dan Pemasaran di Indonesia
Di Indonesia, S-Type masuk melaluiPT Prima Auto Grupindo dalam bentuk CBU. Harga waktu yang baru dirilis:
V6 SE 3.0L: Rp 875 juta
V6 SE 2.5L: Rp 775 juta
Harga yang demikian pada awal tahun 2000-an membuatnya lebih eksklusif dibandingkan Mercy atau BMW, karena S-Type memiliki daya tarik “berbeda dari yang lain”.
Kekurangan dan Tantangan Jaguar S-Type
Tidak ada mobil yang sempurna, S-Type juga memiliki “masalah” tersendiri:
Gearbox versi awal sering mengalami masalah
Alarm sering kali mengalami kesalahan tanpa adanya penyebab yang jelas
Mesin V8 memiliki risiko kerusakan parah jika desainnya tidak sempurna.
Harga perbaikan dan suku cadang yang tinggi
Namun bagi para pengumpul, hal-hal ini dianggap sebagai bagian dari “ciri khas” Jaguar—mirip dengan kucing Persia yang manja namun selalu membuat hati tergoda.
Akhir Perjalanan dan Suksesor
Pada tahun 2007, Ford menjual merek Jaguar kepada perusahaan Tata Motors dari India. Produksi model S-Type dihentikan dan digantikan oleh yang lain.Jaguar XFyang lebih canggih dan masa depan. Namun bagi penggemar sedan klasik-modern, S-Type tetap menjadi simbol.
Spesifikasi Teknis Jaguar S-Type X200 (Ringkasan)
Jenis: Sedan
Mesin:AJ25 V6 DOHC 2,5L / AJ30 V6 DOHC 3,0L
Transmisi: Otomatis 6-percepatan
Penggerak: RWD
Wheelbase: 2.908 mm
Panjang: 4.859 mm
Lebar: 1.819 mm
Tinggi: 1.415 mm
Mobil Sedan Klasik yang Masih Terlihat Ganteng Hingga Saat Ini
Jaguar S-Type X200 adalah bukti nyata bahwa desain klasik dapat digabungkan dengan teknologi terkini dan tetap tampak menarik di jalan raya. Meskipun mungkin bukan mobil sedan tercepat atau yang paling hemat bahan bakar, ia memilikiaura, gengsi, dan karakter yang bikin orang noleh.
Jika kamu seorang penggemar mobil yang ingin tampil berbeda dan tidak khawatir dengan biaya perawatan, S-Type bisa menjadi pilihan untuk koleksi kendaraanmu. Seperti kata orang, ini bukan sekadar mobil—ini adalahstatement gaya hidup.






