TANAH DATAR, Lintastiga.com — Pemerintah Nagari Salimpaung menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nagari Tahun 2026 di Kantor Wali Nagari Salimpaung, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (2/9/2026).
Forum ini menjadi wadah strategis dalam merumuskan prioritas pembangunan yang akan dituangkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Nagari (RKP) serta Daftar Usulan RKP (DU-RKP).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Parpora) Kabupaten Tanah Datar Inhendri Abas, Camat Salimpaung Kartoni, unsur Forkopimca, Kerapatan Adat Nagari (KAN), Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN), kepala UPT, ninik mamak, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Kadis Parpora Tanah Datar, Inhendri Abas, menegaskan pentingnya menyelaraskan perencanaan di tingkat nagari dengan arah kebijakan pemerintah daerah. Ia mengingatkan bahwa di tengah penyesuaian dan efisiensi anggaran dari tingkat daerah hingga pusat, program yang diusulkan harus berbasis kebutuhan mendesak, bukan sekadar keinginan.
”Jangan keinginan kita yang kita tonjolkan, tapi apa yang dibutuhkan. Ketika pemerintah daerah membuat ‘godok’, sementara nagari mengusulkan ‘pical’, maka usulan tersebut akan sulit mendapatkan bantuan karena tidak berada dalam arah perencanaan yang sama,” ujar Inhendri memberikan perumpamaan.
Pengembangan Pariwisata, UMKM, dan Pusat Kreativitas Pemuda Inhendri turut mendorong masyarakat Salimpaung untuk memanfatkan potensi sektor pariwisata, budaya, dan agrowisata yang melimpah di Kabupaten Tanah Datar sebagai penggerak ekonomi warga.
Beberapa poin pengembangan yang disorot meliputi:
Pemberdayaan UMKM: Memanfaat momentum program Satu Nagari Satu Event untuk mempromosikan produk lokal serta kuliner khas nagari.
Pusat Kreativitas Gen Z & Pemuda: Perencanaan program 2026–2027 fokus pembinaan sanggar seni, kegiatan olahraga, hingga pengembangan produk ekonomi kreatif berbasis komoditas lokal.
Wali Nagari Salimpaung, Syafril, menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan hasil dari penjaringan aspirasi masyarakat yang mencakup sektor fisik/sarana prasarana, ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat.
Mengingat keterbatasan anggaran, Syafril menegaskan perlunya kesepakatan bersama untuk menentukan program mana yang paling mendesak untuk direalisasikan terlebih dahulu.
Melalui forum Musrenbang ini, Pemerintah Nagari Salimpaung berharap seluruh usulan yang disepakati dapat menyasar kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus terintegrasi secara optimal dengan program pembangunan Kabupaten Tanah Datar. (MJ)







