Ramlan Instruksikan Kajian Matang, Program Angkutan Gratis Pelajar Bukittinggi Segera Dipersiapkan

BUKITTINGGI, Lintastiga.com-Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, pada Senin (6/8/2026) menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bukittinggi untuk segera menyusun kajian teknis sebagai dasar pelaksanaan program angkutan gratis bagi pelajar.

Arahan tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan di Lantai II Terminal Tipe C Pasar Banto, Bukittinggi, sebagai upaya memastikan program yang telah dianggarkan dalam APBD dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi siswa.

Apel gabungan itu diikuti Sekretaris Daerah, para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Ramlan menegaskan bahwa Dishub memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas pelayanan publik, terutama di bidang transportasi, pengaturan lalu lintas, dan pelayanan perparkiran.

Ramlan mengingatkan seluruh aparatur agar menjalankan tugas dengan penuh disiplin, profesional, serta mengedepankan etika dan keramahan dalam melayani masyarakat.

Menurutnya, sikap yang baik harus menjadi bagian dari pelayanan pemerintah kepada warga.

“Petugas Dinas Perhubungan merupakan wajah pelayanan pemerintah di lapangan. Karena itu, layani masyarakat dengan sopan, bekerja sesuai aturan, dan tetap menjaga integritas dalam menjalankan tugas,” ujar Ramlan.

Terkait program angkutan gratis bagi pelajar, Wali Kota meminta Dishub tidak terburu-buru merealisasikannya tanpa perencanaan yang komprehensif.

Kajian teknis diperlukan untuk menyusun pola operasional, menentukan rute layanan, menetapkan sasaran penerima manfaat, hingga merancang sistem pengawasan agar pelaksanaan program berjalan optimal.

Pemerintah Kota Bukittinggi berharap hasil kajian tersebut menjadi landasan yang kuat sebelum program resmi dilaksanakan, sehingga angkutan gratis bagi pelajar benar-benar mampu mendukung akses pendidikan sekaligus meningkatkan pelayanan transportasi publik di Kota Bukittinggi.(*)