Payakumbuh, Lintas Tiga ~ Denyut nadi perekonomian tradisional di Kota Payakumbuh bersiap memasuki babak baru. Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Koperasi dan UKM (KOPUKM) resmi memulai tahapan awal pembangunan Rehabilitasi Los Ikan Pasar Ibuah Timur.
Proyek strategis tahun 2026 ini digulirkan demi menghadirkan fasilitas niaga yang jauh lebih aman, bersih, dan manusiawi bagi para pedagang maupun masyarakat.
Langkah awal pembangunan ini ditandai dengan peninjauan lapangan serta pertemuan koordinasi yang melibatkan Kepala Dinas KOPUKM beserta jajaran, unsur pelaksana dari CV. ATG Raya, Ketua Persatuan Los Ikan, dan perwakilan pedagang.

Kepala Bidang Pasar Dinas KOPUKM Kota Payakumbuh Khalid Azmi menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari sosialisasi matang yang telah dilakukan sebelumnya. Pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh proses transisi terutama mekanisme penempatan sementara pedagang berjalan tertib tanpa memutus roda pencaharian mereka.
“Pemerintah tidak sedang menjauhkan pedagang dari tempat usahanya. Sebaliknya, rehabilitasi ini adalah bentuk perhatian nyata agar pedagang bisa berjualan di tempat yang lebih aman, sehat, tertib, dan layak,” ujar Khalid Azmi, Selasa (21/07/2026) diruangannya.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas KOPUKM Kota Payakumbuh, Faisal memberikan penekanan tegas. Mengingat statusnya sebagai proyek strategis daerah tahun 2026, ia meminta pihak kontraktor pelaksana, yakni CV. ATG Raya yang terpilih melalui mekanisme Mini Kompetisi pengadaan barang dan jasa untuk bekerja secara profesional dan transparan.
“Kami minta pelaksana bekerja profesional, transparan, dan mengutamakan keselamatan kerja. Pedagang juga harus terus dilibatkan agar hasil akhirnya benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” tegas Faisal kepada media.
Faisal juga membeberkan urgensi di balik proyek renovasi ini. Menurutnya, langkah cepat ini diambil bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin bertindak preventif sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti atap lapuk yang membahayakan, risiko korsleting listrik, atau infrastruktur usang yang mengancam keselamatan jiwa.
“Prinsip pemerintah jelas, keselamatan masyarakat harus didahulukan. Rehabilitasi ini sudah menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda lagi,” tambahnya.

Angin Segar Bagi Pedagang Pasar Tradisional
Kabar yang akan dimulainya pembangunan ini disambut antusias oleh para pedagang. Ketua Persatuan Los Ikan menyampaikan apresiasi dan menyambut baik langkah sigap Pemko Payakumbuh.
Selanjutnya, para pedagang menaruh harapan besar agar wajah baru Los Ikan nantinya mampu menghadirkan sistem drainase dan sanitasi yang jauh lebih higienis, serta kapasitas tampung yang lebih optimal.
Melalui rehabilitasi komprehensif ini, Pemko Payakumbuh menargetkan Pasar Ibuah dapat semakin memperkokoh posisinya sebagai pusat jual beli ikan terbesar di wilayah tersebut, sekaligus mendongkrak daya saing pasar rakyat di tengah modernisasi zaman.







