Bukittinggi, lintastiga.com- kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat regional. Berdasarkan hasil Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), kota wisata itu berhasil menempati posisi kedelapan sebagai daerah dengan daya saing terbaik di Pulau Sumatra dengan nilai 4,11.Rabu(22/04/26).
Capaian tersebut menempatkan Bukittinggi sejajar dengan sejumlah kota besar lain di Sumatra. Meski memiliki luas wilayah dan jumlah penduduk yang tidak sebesar kota metropolitan, Bukittinggi dinilai mampu memaksimalkan potensi daerah secara efektif.
Penilaian IDSD sendiri mencakup beberapa aspek utama, mulai dari lingkungan pendukung, kualitas sumber daya manusia, kekuatan pasar, hingga ekosistem inovasi daerah. Dari hasil penilaian itu, Bukittinggi dianggap memiliki keseimbangan yang cukup baik dalam seluruh sektor tersebut.
“Ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan,” ujar salah seorang pejabat Pemko Bukittinggi.
Ia mengatakan, capaian itu menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak selalu ditentukan oleh besarnya wilayah atau jumlah penduduk, tetapi juga dipengaruhi tata kelola yang efektif dan kemampuan memanfaatkan potensi lokal.
Persaingan antardaerah dalam daftar 10 besar juga disebut berlangsung ketat. Selisih nilai antar kota relatif tipis, sehingga setiap daerah harus terus berinovasi agar mampu mempertahankan posisinya.
Selain dikenal sebagai kota wisata dan perdagangan, Bukittinggi kini dinilai mulai menunjukkan kekuatan pada sektor pengembangan sumber daya manusia dan inovasi daerah. Kondisi itu menjadi modal penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing di masa mendatang.
Dengan hasil tersebut, Bukittinggi kembali mempertegas posisinya sebagai salah satu kota unggulan di Sumatra yang mampu berkembang di tengah persaingan regional yang semakin kompeti






