Kunjungan Wisata Bukittinggi Naik, PAD Capai Rp3,5 Miliar Saat Lebaran 2026

Bukittinggi, lintastiga.com — Pemerintah Kota Bukittinggi mencatat peningkatan signifikan di sektor pariwisata dalam dua tahun terakhir. Hal ini terlihat dari melonjaknya jumlah kunjungan wisatawan serta pendapatan asli daerah (PAD) selama libur Lebaran Idul Fitri 1447 H atau tahun 2026. 8 April 2026

Berdasarkan data Dinas Pariwisata, sebanyak 153.326 wisatawan mengunjungi berbagai destinasi wisata berbayar di Bukittinggi pada periode libur Lebaran, yakni 21 hingga 29 Maret 2026. Dari jumlah tersebut, pemerintah daerah berhasil mengumpulkan PAD sebesar Rp3.543.941.000.

Kepala daerah Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari pembenahan yang terus dilakukan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu fokus utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pembenahan yang kita lakukan mulai menunjukkan hasil. Kunjungan meningkat dan berdampak langsung pada pendapatan daerah,” ujar Ramlan.

Sejumlah objek wisata menjadi tujuan favorit wisatawan, di antaranya Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), Benteng Fort de Kock, serta Taman Panorama dan Lobang Jepang. TMSBK tercatat sebagai destinasi unggulan dengan jumlah kunjungan mencapai 128 ribu orang dan menghasilkan retribusi sebesar Rp3.074.591.000.

Sementara itu, Taman Panorama dan Lobang Jepang mencatat 24,9 ribu kunjungan dengan pendapatan sebesar Rp468 juta.

Secara tidak langsung, pemerintah daerah menilai peningkatan ini menjadi bukti keberhasilan strategi pembenahan yang dilakukan di bawah kepemimpinan Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis. Mereka menyebutkan bahwa tren kenaikan ini sudah terlihat sejak beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2024, jumlah kunjungan wisatawan tercatat sebanyak 100.218 orang dengan PAD sebesar Rp2,2 miliar. Angka tersebut meningkat pada 2025 menjadi 129.524 kunjungan dengan pendapatan Rp2,9 miliar. Sementara pada 2026, kunjungan kembali naik menjadi 153.326 orang dengan PAD mencapai Rp3,5 miliar.

Dengan capaian tersebut, Pemko Bukittinggi berharap sektor pariwisata dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah di masa mendatang.