Reses DPRD Bukittinggi, Warga Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, Bantuan Sosial Dinilai Salah Sasaran

Bukittinggi, lintastiga.com  – Persoalan ketidaksesuaian data desil dalam penyaluran bantuan sosial menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan masyarakat saat kegiatan reses Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Hj. Elfanis, S.M, di Daerah Pemilihan Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kamis (6/8/2026).

Dalam dialog bersama warga, banyak masyarakat mengeluhkan masih adanya penerima bantuan yang dinilai berasal dari keluarga mampu, sementara warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak terdaftar sebagai penerima. Kondisi tersebut diduga terjadi akibat data desil yang tidak lagi sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Warga meminta pemerintah segera melakukan pembaruan dan validasi data agar penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran. Menurut mereka, perubahan kondisi ekonomi masyarakat tidak selalu tercermin dalam data yang digunakan sebagai dasar penyaluran berbagai program bantuan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Hj. Elfanis menyatakan akan menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan berkoordinasi bersama dinas terkait agar dilakukan evaluasi terhadap data desil yang digunakan pemerintah.

“Masalah ini menjadi perhatian serius karena menyangkut hak masyarakat. Kita akan mendorong agar dilakukan verifikasi dan pembaruan data sehingga masyarakat yang benar-benar berhak dapat menerima bantuan,” ujarnya.

Selain persoalan data desil, masyarakat juga menyampaikan berbagai usulan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di lingkungan Kecamatan Mandiangin Koto Salayan.

Kegiatan reses tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat, sekaligus menjadi bahan bagi DPRD dalam memperjuangkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Masyarakat berharap pemerintah segera memperbaiki akurasi data desil agar tidak lagi terjadi kesalahan dalam penetapan penerima bantuan sosial dan seluruh program perlindungan sosial dapat dirasakan oleh warga yang benar-benar membutuhkan.(Nia)