Bukittinggi, Lintastiga.com – Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias kembali mencatat prestasi di ruang digital. Berdasarkan hasil riset POLSTRA Research & Consulting untuk periode 27 Mei–28 Juni 2026.
Ramlan menempati posisi teratas sebagai kepala daerah di Sumatera Barat dengan jangkauan publik (reach) tertinggi, mencapai 1.456.389. Capaian tersebut menempatkan Bukittinggi sebagai daerah yang paling banyak menarik perhatian masyarakat di berbagai platform digital.
Hasil riset tersebut menunjukkan bahwa aktivitas, kebijakan, dan program Pemerintah Kota Bukittinggi menjadi topik yang paling banyak menjangkau pembaca dan pengguna media sosial dibandingkan kepala daerah lainnya di Sumatera Barat. Dominasi ini mencerminkan tingginya perhatian masyarakat terhadap perkembangan Kota Bukittinggi.
Dalam daftar yang dirilis, Ramlan Nurmatias berada di atas Wali Kota Padang Fadly Amran yang mencatat jangkauan 1.289.826, disusul Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni dengan 1.143.966 jangkauan. Data ini memperlihatkan kuatnya eksposur digital yang dimiliki Pemerintah Kota Bukittinggi selama periode pengamatan.
Selain mencatat jangkauan tertinggi, analisis sentimen digital juga menunjukkan bahwa pemberitaan mengenai para kepala daerah di Sumatera Barat didominasi oleh sentimen netral. Untuk Ramlan Nurmatias, sentimen netral mencapai 88 persen, sentimen positif 12 persen, dan tidak ditemukan sentimen negatif dalam periode riset tersebut. Kondisi ini mengindikasikan bahwa ruang digital lebih banyak diisi informasi mengenai program pemerintahan, pelayanan publik, dan kegiatan resmi dibandingkan perdebatan atau isu yang bersifat negatif.
Capaian tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Pemerintah Kota Bukittinggi dalam membangun komunikasi publik yang efektif. Tingginya jangkauan digital menunjukkan bahwa setiap kebijakan maupun kegiatan pemerintah memiliki daya sebar yang luas, sehingga informasi dapat diterima masyarakat dengan lebih cepat.
Ke depan, tantangan yang dihadapi bukan hanya mempertahankan tingginya jangkauan publik, tetapi juga meningkatkan sentimen positif melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Pemerintah Kota Bukittinggi di ruang digital tidak hanya menjadi pusat perhatian, tetapi juga mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap berbagai kebijakan yang dijalankan.(*)







