Bukittinggi, Lintastiga.com – Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar kegiatan Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Senin (20/7/2026).
Kegiatan yang diikuti pejabat struktural, pejabat fungsional, dan perwakilan perangkat daerah ini bertujuan memperkuat budaya kerja ASN yang adaptif, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, bersih, dan terpercaya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemko Bukittinggi dalam membangun birokrasi yang mampu menjawab tantangan zaman. Transformasi budaya kerja dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat nilai-nilai dasar ASN sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, pimpinan daerah menegaskan bahwa perubahan budaya kerja merupakan salah satu kunci keberhasilan reformasi birokrasi. Menurutnya, ASN tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus memiliki integritas, semangat kolaborasi, kemampuan berinovasi, serta tanggung jawab yang tinggi dalam melayani masyarakat.
“ASN harus mampu menjadi motor penggerak perubahan. Budaya kerja yang profesional dan berintegritas akan melahirkan pelayanan publik yang semakin cepat, berkualitas, dan memberikan kepuasan bagi masyarakat,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi mengenai penerapan nilai-nilai dasar ASN yang disesuaikan dengan perkembangan organisasi dan tuntutan pelayanan publik saat ini. Materi tersebut diharapkan menjadi bekal dalam meningkatkan kinerja dan memperkuat budaya kerja di masing-masing perangkat daerah.
Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan juga diwarnai diskusi interaktif. Para peserta diberi kesempatan berbagi pengalaman, menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, sekaligus merumuskan solusi bersama untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas sehari-hari.
Melalui forum tersebut, diharapkan tercipta kesamaan persepsi di kalangan ASN mengenai pentingnya perubahan pola pikir (mindset) dan budaya kerja yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kota Bukittinggi berharap transformasi budaya kerja ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi komitmen nyata seluruh ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi pemerintahan.
Dengan budaya kerja yang semakin profesional, adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil, Pemko Bukittinggi optimistis kualitas pelayanan publik akan terus meningkat serta mampu mendukung terwujudnya pemerintahan yang modern, efektif, bersih, dan dipercaya masyarakat







