Agam, lintastiga.com – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan kejanggalan saat pengisian bahan bakar di SPBU Garegeh, Kota Bukittinggi, viral di media sosial. Video tersebut menampilkan sebuah mobil Honda Freed yang disebut memiliki kapasitas tangki sekitar 40 liter, namun dispenser SPBU menunjukkan pengisian mencapai sekitar 41,5 liter dengan nilai transaksi Rp415.000.
Dalam narasi yang beredar, perekam video mengaku mobil tersebut masih memiliki sisa bahan bakar sekitar 10 liter sebelum melakukan pengisian. Kondisi itu memunculkan pertanyaan dari masyarakat karena total BBM yang masuk dinilai melebihi kapasitas tangki kendaraan.
Video tersebut pun langsung menyita perhatian warganet dan ramai dibagikan di berbagai platform media sosial. Banyak pengguna media sosial meminta adanya penjelasan dari pihak terkait agar persoalan tersebut tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Berdasarkan tampilan dispenser yang terlihat dalam video, nilai transaksi tercatat Rp415.000 dengan harga Pertalite Rp10.000 per liter, sehingga volume BBM yang terisi sekitar 41,5 liter.
Meski demikian, hingga kini belum dapat dipastikan apakah terdapat kesalahan pada dispenser, kekeliruan dalam informasi kapasitas tangki kendaraan, atau faktor teknis lainnya. Informasi yang beredar masih berupa klaim dalam video viral dan belum dapat dijadikan kesimpulan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menunggu hasil klarifikasi maupun pemeriksaan dari pihak SPBU dan instansi terkait sebelum menarik kesimpulan.
Pihak pengelola SPBU Garegeh maupun Pertamina diharapkan segera memberikan penjelasan agar persoalan ini menjadi terang dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pengisian bahan bakar tetap terjaga.
Narsum: ANTARA News
