Indeks

Lewati Ujian Bencana Galodo, Joko Prayitno Tinggalkan Kenangan Manis di Rutan Maninjau

Kab. Agam, Lintas Tiga ~ Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maninjau, Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu 19 Agustus 2026.

Jabatan penting tersebut resmi berganti dari pejabat lama Joko Prayitno, S.H., kepada pejabat baru Moh. Setiahadi, A.Md.IP., S.H., dalam acara yang digelar di aula Kantor Camat Tanjung Raya.

​Prosesi sakral ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sumatra Barat, Kunrat Kasmiri, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Tanjung Raya, dan turut hadir Walinagari se Kecamatan Tanjung Raya.

​Rangkaian acara diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan Kepala Rutan Maninjau, yang langsung dilanjutkan dengan Sertijab Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari Ny. Wiji Joko kepada Ketua DWP yang baru, Ny. Rezi Setiahadi.

​Dalam arahan, Kakanwil Ditjenpas Sumbar, Kunrat Kasmiri, memberikan apresiasi khusus atas ketangguhan pejabat lama dan jajaran Rutan Maninjau dalam menghadapi situasi darurat bencana beberapa waktu lalu.

“Kita sangat apresiasi dan rasa terima kasih kepada bapak Joko Prayitno atas dedikasi tanpa batas serta kerja keras luar biasa selama memimpin Rutan Maninjau, dan Kepemimpinan bapak diuji dan terbukti tangguh, terutama di masa-masa kritis ketika terkena bencana galodo pada akhir Desember hingga awal Januari lalu,” ungkap Kunrat Kasmiri.

Ia juga memuji pemanfaatan lahan untuk ketahanan pangan serta program keterampilan yang berjalan optimal di rutan tersebut. Menurutnya, keberhasilan memaksimalkan ketahanan pangan di tengah situasi sulit adalah warisan kepemimpinan yang patut diapresiasi dan dikenang.

​”Selamat jalan dan sukses selalu di tempat tugas yang baru untuk Bapak Joko Prayitno. Semoga dedikasi yang sama terus menyertai langkah ditempat pengabdian yang baru,” imbuhnya.

​Kakanwil juga mengingatkan pentingnya membangun sinergi yang kuat, sekaligus menyambut pejabat yang baru. Dikatakan, kolaborasi erat dengan instansi dan stakeholder terkait adalah kunci utama, khususnya dalam menjaga stabilitas dan keamanan rutan.

Tidak hanya itu Kepada Bapak Hadi, Kakanwil berpesan, untuk dapat melanjutkan langkah kepemimpinan lama yang penuh inovasi, Integritas selama beliau jadi Kepala Rutan Maninjau.

Melewati Ujian Bencana, Tinggalkan Kesan Mendalam

​Dalam kesan dan pesannya saat kegiatan prosesi sertijab tersebut, Joko Prayitno mengenang perjalanan tugasnya selama 1 tahun 4 bulan 6 hari di ranah Minang, setelah sebelumnya bertugas di Kalimantan Tengah.

Joko dengan mata berkaca-kaca turut mengenang masa-masa sulit ketika wilayah Maninjau diterpa bencana galodo (banjir bandang) dan menghadang Rutan Maninjau pada akhir Desember dan awal Januari lalu.

​”Bencana tersebut membuat kami harus bangkit, karena kami adalah pelayan masyarakat. Alhamdulillah, berkat sinergi yang kuat dengan Forkopimca dan wali nagari, kondisi Tanjung Raya kini sudah mulai membaik,” ungkap Joko, yang kini mendapat promosi jabatan baru sebagai Kepala Bidang Kegiatan Kerja di Lapas Kelas I Malang.

Seterusnya, Kepala Rutan yang dikenal bijaksana dan rendah hati oleh masyarakat Tanjung Raya itu, juga menyampaikan bahwa selama satu tahun lebih bertugas di Tanjung Raya, setiap momen akan terus menjadi ingatan yang manis untuk dikenang, dan selalu punya tempat yang istimewa di hatinya.

“Perpindahan tugas ini bukanlah akhir dari hubungan kekeluargaan, melainkan memperluas jaringan silaturahmi antardaerah. Walaupun nanti saling berjauhan silaturahmi harus tetap dijaga, karena dukungan dan kebersamaan masyarakat dimanapun ditugaskan adalah kunci utama keberhasilan,” pungkasnya.

Lebih jauh Joko mengungkapkan, meskipun penugasan ini membawa dirinya ke lembaran baru di Lapas Kelas I Malang, Ia berharap sinergi dan kolaborasi hebat yang telah terjalin bersama Forkopimca dan masyarakat dapat terus dijaga dan ditingkatkan oleh kepemimpinan yang baru.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau yang baru, Moh. Setiahadi, memohon dukungan dan bimbingan dari seluruh pihak dalam mengemban amanah baru ini.

Pria yang sebelumnya bertugas di Lapas Narkotika Tanjung Pinang selama 1 tahun 4 bulan tersebut berkomitmen untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis pendahulunya.

​”Kami mohon diterima di sini, mohon arahan dan bimbingannya. Jejak langkah dan tangan dingin Pak Joko akan kami lanjutkan, mari bersama-sama kita jalin silaturahmi yang erat,” ucap Setiahadi.

​Camat Tanjung Raya yang mewakili unsur Forkopimca menyampaikan apresiasi atas kontribusi aktif Joko Prayitno yang tidak hanya sukses membina warga binaan, tetapi juga mampu melebur dan menyatu dengan seluruh elemen masyarakat Maninjau.

​”Maninjau adalah kecamatan yang istimewa karena kelengkapannya. Selamat atas promosi jabatan baru kepada Pak Joko, dan selamat datang kepada Pak Hadi. Kami yakin karutan yang baru dapat melanjutkan sinergi yang telah terjalin baik dengan Forkopimca,” tuturnya.

​Mewakili jajaran pegawai, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Muhammad Al Farel menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi serta kepemimpinan Joko Prayitno selama menakhodai Rutan Maninjau.

​”Banyak hal dan bimbingan yang telah diberikan kepada kami dalam menjalankan tugas. Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan, baik sikap maupun perkataan selama bapak bertugas di sini,” ujar Al Farel.

Dia juga menyatakan kesiapan seluruh jajaran untuk menyambut dan mendukung kepemimpinan Moh. Setiahadi ke depan.

Penulis: ARIF FEditor: HONEST GS
Exit mobile version