Indeks

Ditemukan Babak Belur di Gelanggang Pacu Kuda Bukit Ambacang, Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

Bukittinggi, lintastiga.com  – Seorang pria berinisial DN ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan Gelanggang Pacu Kuda Bukit Ambacang, Kota Bukittinggi, Minggu sekitar pukul 06.00 WIB. Korban diduga menjadi korban pengeroyokan dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Achmad Mochtar BBukittinggi, Bukittinggi (25/07/26).

Korban pertama kali ditemukan oleh dua warga yang hendak melatih kuda. Saat tiba di lokasi, keduanya mendengar suara seseorang yang berteriak meminta tolong. Setelah dicari, korban ditemukan duduk di bawah bangunan berbentuk bulat di tengah lapangan dengan kondisi tubuh babak belur dan dipenuhi luka.

Melihat kondisi korban yang cukup parah, kedua warga tersebut segera menghubungi pemuda setempat dan Ketua RW. Tak lama kemudian, ambulans didatangkan untuk mengevakuasi korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi guna mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh dari pihak keluarga, sebelum korban ditemukan, keluarga sempat menerima telepon dari salah seorang teman korban. Dalam percakapan tersebut disebutkan bahwa korban diduga dikeroyok di kawasan Gang Swadaya, Mandiangin, dan akan dibawa ke suatu tempat yang tidak diketahui.

Mendapat kabar tersebut, keluarga langsung melakukan pencarian di sejumlah lokasi. Namun upaya itu belum membuahkan hasil hingga akhirnya mereka menerima telepon dari warga yang mengabarkan korban telah ditemukan di kawasan Gulai Bancah, tepatnya di area Gelanggang Pacu Kuda Bukit Ambacang.

Hingga berita ini ditulis, kondisi korban masih belum memungkinkan untuk dimintai keterangan. Korban dilaporkan mengalami luka serius dan dijadwalkan menjalani operasi di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.

Sementara itu, pihak keluarga telah melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut ke Polresta Bukittinggi agar pelaku dapat segera diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kasus ini kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Polisi diharapkan segera mengungkap kronologi lengkap serta mengidentifikasi para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai motif maupun jumlah pelaku.(*)

Exit mobile version