Indeks

Sulap Halaman Kantor Jadi Lumbung Pangan, Cara Unik ASN PUTR Agam Sambut HUT RI ke-81

Agam, Lintas Tiga ~ Hiruk-pikuk suasana kantor Pemerintahan biasanya identik dengan tumpukan dokumen dan rutinitas birokrasi. Namun, pemandangan berbeda tampak di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam pada Kamis (2/7/2026).

Di bawah terik matahari pagi, terlihat para aparatur sipil negara (ASN) terlihat sangat jelas kompak dengan bahu – membahu mencangkul tanah, menebar bibit, dan menata lanskap halaman kantor.

Kegiatan gotong royong ini bukan sekadar pembersihan lingkungan biasa. Aksi kolektif tersebut merupakan respons nyata jajaran Dinas PUTR Agam dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Agustus mendatang.

Dengan semangat gotong royong, mereka telah menyulap area depan dan sekeliling kantor Dinas ini menjadi taman pangan produktif yang sarat manfaat.

Ketika diwawancarai Muslikh Ihsani salah satu pegawai yang menjadi motor penggerak di lapangan, menuturkan bahwa langkah ini merupakan wujud dukungan penuh terhadap visi Pemerintah Pusat sampai ke daerah.

Menurut pengakuannya dan juga berapa ASN yang mengikuti, bahwa kegiatan ini merupakan ​Inisiatif bersama yang bergulir dan atas arahan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Agam, Ofrizon, ST dan Bupati Agam Benni Warlis.

Selain itu kalau pihaknya memiliki misi yang lebih besar dari pada sekadar estetika kantor, di tengah tantangan ketahanan pangan yang kian dinamis. Karena itu Dinas PUTR Agam berupaya menghadirkan solusi dari level paling dasar seperti pekarangan kantor.

​lebih lanjut, berbagai komoditas kebutuhan pokok rumah tangga, seperti cabai keriting, cabai rawit, kunyit, lengkuas, hingga serai, kini tertanam rapi di sudut-sudut kantor.

Dikatakan, pemilihan komoditas ini bukan tanpa alasan, tanaman tersebut merupakan “bumbu dapur” wajib yang sering kali mengalami fluktuasi harga di pasar.

“Ini adalah langkah nyata kami dalam menyukseskan program Pemerintah Pusat terkait swasembada pangan, sekaligus berakselerasi dengan program unggulan Pemkab Agam, kami ingin membuktikan bahwa ASN bisa menjadi pionir dalam memanfaatkan lahan sempit menjadi produktif,” ungkap Muslikh di sela-sela aktivitas menanam.

Melampaui Semangat Perlombaan

Kegiatan ini memang direncanakan akan masuk dalam agenda penilaian perlombaan antar dinas menjelang peringatan 17 Agustus 2026 nanti. Namun, bagi jajaran Dinas PUTR Agam, esensi dari kegiatan ini melampaui sekadar piala atau predikat juara, tapi ada harapan besar yang terselip dalam setiap bibit yang ditanam.

Muslikh menekankan bahwa keberlanjutan adalah kunci. Menurutnya, program berbasis ketahanan pangan seperti ini tidak boleh berhenti hanya saat momentum perlombaan berakhir.

​”Harapan besar kami adalah kegiatan ini menjadi budaya kerja yang berkelanjutan. Program ini adalah manifestasi dari instruksi pusat hingga daerah yang harus kita rawat bersama. Jangan sampai semangat ini padam begitu perlombaan selesai. Kami ingin taman ini terus tumbuh dan manfaatnya benar-benar dirasakan, bahkan oleh pegawai itu sendiri,” imbuhnya mengakhiri dengan nada optimis.

Antusiasme yang ditunjukkan para pegawai Dinas PUTR Agam mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat. Dengan mengubah halaman kantor yang semula mungkin hanya berfungsi sebagai area parkir atau taman hias biasa menjadi sebuah lumbung pangan mini.

​Langkah ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan di usia ke-81 bukan hanya tentang merayakan seremonial, tetapi tentang kemandirian dan keberdayaan masyarakat dimulai dari lingkungan kerja yang paling dekat.

Kini, saat masyarakat menanti kemeriahan perayaan HUT RI, di sudut kantor Pemerintahan di Agam, benih-benih kemandirian pangan itu telah disemai dengan penuh dedikasi.

Editor: Honest GS
Exit mobile version