Bukittinggi, lintastiga.com-insan media yang banyak dilakukan di luar ruangan menjadi perhatian di tengah kondisi udara yang dilaporkan kurang baik di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Menyikapi kondisi tersebut, Kanit Regident Polresta Bukittinggi Ipda Wawan membagikan masker kepada pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bukittinggi, Selasa (8/9/2026).
Masker diserahkan langsung Ipda Wawan kepada Ketua SMSI Kota Bukittinggi Roni Novendra di Sekretariat SMSI, kawasan Tangah Jua, Jalan Abdul Hafidz Djalil, Kota Bukittinggi.
Pembagian masker tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.
Penggunaan masker dinilai dapat menjadi langkah sederhana untuk mengurangi paparan debu dan partikel dari udara.
Ipda Wawan mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan perlindungan diri ketika melakukan aktivitas di luar ruangan. Terlebih, kondisi kabut asap dan cuaca yang tidak menentu dilaporkan terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir.
Menurutnya, penggunaan masker dapat menjadi salah satu upaya untuk menjaga saluran pernapasan dari paparan partikel udara, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi di luar ruangan.
Masker untuk Wartawan yang Beraktivitas di Lapangan
Ketua SMSI Kota Bukittinggi Roni Novendra menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Polresta Bukittinggi melalui Ipda Wawan.
Ia menilai pemberian masker tersebut cukup relevan bagi pekerja media yang sehari-hari melakukan peliputan di berbagai lokasi dan tidak jarang harus berada di ruang terbuka dalam waktu cukup lama.
“Masker ini sangat bermanfaat bagi kawan-kawan media yang sering melakukan aktivitas di lapangan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Bukittinggi, khususnya Ipda Wawan, atas kepedulian ini,” ujar Roni.
Roni mengatakan kondisi udara yang dipengaruhi kabut asap perlu menjadi perhatian bersama. Masyarakat diminta tetap waspada, terutama apabila kondisi udara semakin memburuk.
Selain menggunakan masker, masyarakat juga diimbau menyesuaikan aktivitas di luar ruangan dengan kondisi lingkungan. Informasi mengenai kualitas udara sebaiknya menjadi pertimbangan sebelum melakukan kegiatan di luar rumah.
Roni menambahkan, SMSI sebagai organisasi perusahaan media siber juga memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan kondisi lingkungan, termasuk mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan.
“Kami berharap kepedulian seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi lingkungan dan cuaca yang tidak menentu,” katanya.
Pembagian masker tersebut menjadi pengingat bahwa perlindungan kesehatan tidak hanya bergantung pada penanganan ketika kondisi sudah memburuk. Kesadaran masyarakat untuk mengurangi paparan asap dan partikel udara serta mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara juga diperlukan.
Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan saat kondisi udara memburuk diimbau memperhatikan kondisi tubuh dan mencari layanan kesehatan apabila diperlukan.(Mis).
