Padang Panjang, lintastiga.com — Keresahan warga terhadap maraknya aksi balap liar, atraksi angkat roda depan, penggunaan knalpot racing, hingga kebiasaan nongkrong bebas di sepanjang Jalan Soekarno Hatta akhirnya memicu langkah tegas dari unsur masyarakat dan aparat di Kelurahan Bukik Surungan, Sabtu malam (9/5/2026).
Penertiban dimulai sekitar pukul 22.00 WIB dengan melibatkan perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Dinas Perhubungan, LPM, Karang Taruna, unsur pemuda, serta Parik Paga Anak Nagari Bukik Surungan. Tim gabungan menyisir kawasan mulai dari lampu merah hingga Simpang Lapan yang selama ini kerap dijadikan lokasi berkumpul para remaja dan arena balap liar.
Dalam kegiatan tersebut, petugas membubarkan kelompok remaja yang masih berkumpul di fasilitas umum hingga larut malam. Pengendara yang kedapatan menggunakan knalpot racing serta melakukan aksi ugal-ugalan di jalan raya juga diberikan teguran keras agar tidak mengulangi perbuatannya.
Warga menilai aktivitas tersebut sudah lama meresahkan karena selain mengganggu ketenangan malam, juga dinilai membahayakan pengguna jalan lain dan mencoreng citra Padang Panjang sebagai kota religius yang dikenal dengan julukan Serambi Mekah.
Salah seorang pemangku adat Bukik Surungan, Yulhendri Datuak Rajo Panghulu, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan lagi memberi ruang bagi aktivitas nongkrong bebas yang melewati batas waktu.
“Bukik Surungan punya aturan adat dan norma yang harus dijaga bersama. Jangan jadikan kawasan ini tempat balap liar ataupun lokasi berkumpul sampai tengah malam,” tegasnya.
Sementara itu, Lurah Bukik Surungan mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan dan mendukung penertiban yang dilakukan secara berkala demi menciptakan situasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi warga.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, serta seluruh elemen masyarakat yang telah ikut turun langsung menjaga ketertiban di wilayah Bukik Surungan.(Eko)
