Indeks
News  

Jadi Polemik, Pemkab Agam Luruskan Informasi Soal Rencana Pembelian Mobnas

Kab. Agam, Lintas Tiga – Pemerintah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat akhirnya meluruskan informasi melalui awak media tentang rencana pembelian dua unit mobil dinas (Mobnas) untuk pengadaan Tahun Anggaran 2026 yang sudah menjadi polemik dan perbincangan yang sangat viral di media sosial.

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Dr. M. Lutfi AR saat Konfrensi Pers di Aula Kantor Bupati Sabtu sore 7 Februari 2026 mengatakan, berkaitan dengan viralnya pernyaataan ES Anggota DPRD Agam yang menyoroti persoalan dalam pengadaan pembelian mobil dinas tersebut merupakan informasi yang keliru.

Pasalnya, kalau berkaitan yang disebutkan itu ialah sudah ditetapkan melaui Perda yang sudah disepakati bersama, dan prosesnya sebelum terjadinya bencana alam, bahkan kajiannya sudah selesai di tahun 2025.

” Seluruh prosesnya terus dikawal sistem informasi Pemerintah daerah (SIPD) mulai dari perencanaan sampai dengan penetapan APBD melalui peraturan daerah,” ungkap Sekda Agam, didampingi oleh Syatria, S. Sos Asisten III Sekretariat Pemkab Agam, Roza Sefridianti, SSTP, Msi Kadis Kominfo, Villa Erdi, S.Sos. Msi Kadis Sosial, Eki Marlinda Kabid KIP Kominfo Agam dan sekaligus Plt Kabag Pro-KP Seskab Agam.

Sebut Sekda lagi, kalau untuk rencana pengadaan kendaraan ditahun 2026 ini sudah ditetapkan melalui Peraturan Daerah dan disepakati bersama dan sudah ditetapkan sesuai kebutuhan.

” Semuanya sudah tercantum didalam Peraturan Daerah dan untuk kegiatan tahun ini tidak ada yang naik dijalan, dan sudah sesuai skala prioritas dan kebutuhan,” ungkap Sekda yang sebagai Pengguna Anggaran dalam pengadaan kendaraan tersebut.

Lebih jauh disampaikan Sekda Agam kalau pengadaan kendaraan yang telah ditetapkan peruntukkan tahun 2026 ini belum dilaksanakan dan pihaknya juga belum menentukan semuanya.

” Jadi sebagai Pengguna Anggaran selanjutnya akan mengkaji ulang karena mengingat kondisi daerah kita dalam keadaan pemulihan pasca bencana jadi ini belum kita laksanakan,” katanya

Setelah itu Sekda Agam meluruskan informasi, yang menuding kalau Pemkab Agam akan membeli mobil dinas untuk kendaraan pribadi istri Bupati dan istri Wakil Bupati. Dikatakan, kalau hal demikian tidak benar.

” Kita berencana akan membeli 2 Minibus Jenis SUV melalui Sekretariat Daerah yang akan diperuntukkan nantinya untuk kendaraan operasional TP – PKK dan operasional Gabungan Organisasi Wanita, mengingat selama ini mobil untuk operasional kegiatannya dirental,” ucapnya.

Sekali lagi pihaknya meluruskan tidak ada dalam dokumen pelaksanaan Anggaran (DPA) kalau mobil yang akan dibeli untuk kendaraan dinas pribadi istri Bupati dan istri Wakil Bupati.

” Jadi rencananya 2 unit minibus itu nanti untuk kegiatan operasional TP – PKK Kabupaten Agam dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) tingkat daerah. Sebab semuanya merupakan mitra yang intinya untuk peningkatan pelayanan terhadap masyarakat kita,” jelas lutfi.

Selanjutnya, disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat sampai saat ini terus melakukan pelayanan yang maksimal dan prima untuk kepentingan masyarakat, apalagi pasca bencana yang telah melanda daerah itu.

” Tidak ada yang paling penting adalah semuanya untuk pelayanan terhadap masyarakat, jadi kita terus memprioritaskan itu terlebih dahulu,” pungkasnya.

Penulis: HonestEditor: Hen
Exit mobile version