Lintaskriminal.co.id –Kemal, penduduk Sunter, Jakarta Utara, merupakan salah satu pemilik Toyota Corolla Cross Hybrid tahun 2023. Ia mengungkapkan bahwa konsumsi bahan bakarnya sangat memuaskan: “Saya gunakan setiap hari untuk pergi dan pulang kerja, mampu mencapai sekitar 20 km per liter hingga 21 km per liter,” ujarnya.
Meskipun hemat bahan bakar, ia juga mengeluhkan salah satu sisi paling menyulitkan dari mobil hybrid di Indonesia: pajak yang mahal. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk unit Corolla Cross Hybrid 2023 yang dimilikinya mencapai sekitar Rp 8.715.000 per tahun.
Ditambah biaya bahan bakar, setiap pengisian bensin 95 untuk jarak dua minggu memakan sekitar Rp 500.000. Jika dihitung pajak + bahan bakar selama setahun, uang yang harus disiapkan oleh Kemal bisa mencapai sekitar Rp 21.700.000, belum termasuk ongkos perawatan dan servis lainnya. Jika dibagi per bulan, kira-kira Rp 1,8 juta, dan per hari sekitar Rp 60 ribu.
Biaya Perawatan dan Servis: Gratis Terlebih Dahulu, Bayar Kemudian
Salah satu keunggulan dari Toyota Corolla Cross Hybrid adalah layanan T‑Care dari Toyota, yang menawarkan gratis biaya perawatan dan suku cadang hingga servis ketujuh atau jangka waktu 3 tahun / 60.000 km, sesuai dengan yang tercapai lebih dahulu.
Namun, setelah masa percobaan berakhir, pemilik harus siap membayar sendiri. Berikut beberapa contoh angka yang telah tercatat:
-
Perawatan pada jarak 70.000 km: sekitar Rp 1.578.376
-
Perawatan pada 80.000 km: sekitar Rp 4.314.568
-
Servis setelah 90.000 km: sekitar Rp 1.826.376
-
Perawatan besar pada jarak 100.000 km: dapat mencapai sekitar Rp 5.701.656
Total biaya akumulatif untuk perawatan berkala dari 0 hingga 100.000 km—yang mencakup suku cadang dan tenaga kerja—dilaporkan bisa mencapai sekitar Rp 13,4 juta (untuk varian Hybrid GR Sport) menurut laporan salah satu media otomotif.
Maksudnya, meskipun mobil hybrid memberikan efisiensi bahan bakar yang baik, Anda tetap perlu menyediakan dana yang cukup untuk biaya perawatan dan servis setelah masa gratis berakhir.
Pajak Tahunan dan Pajak Berbayar
Pajak tahunan merupakan salah satu komponen biaya tetap yang memberatkan pemilik mobil hybrid. Untuk Toyota Corolla Cross Hybrid:
-
Varian GR Sport: biaya PKB tahunan sekitar Rp 10.269.000
-
Varian non-GR: biaya tahunan PKB sekitar Rp 9.156.000
Perlu diketahui, besaran pajak ini belum mencakup biaya SWDKLLJ, administrasi STNK, dan biaya plat nomor. Masalah pajak yang tinggi juga menjadi kelemahan umum mobil hybrid di Indonesia dibandingkan sejumlah negara tetangga, karena tarif pajak kendaraan mewah untuk mobil hybrid di Indonesia tergolong besar jika dibandingkan dengan besaran pajak di Thailand, misalnya.
Berdasarkan pengalaman nyata serta informasi yang tersedia secara umum:
-
Keunggulan: Konsumsi bahan bakar hemat (kisaran 20–21 km per liter saat digunakan sehari-hari)
-
Kekurangan: Pajak tahunan yang mahal dan setelah masa percobaan berakhir, biaya perawatan bisa sangat tinggi
-
Strategi terbaik: Memanfaatkan periode layanan gratis, melakukan perawatan pencegahan, serta mempertimbangkan jarak yang ditempuh setiap tahun agar operasional tetap efisien.
Jika Anda berencana membeli Toyota Corolla Cross Hybrid atau saat ini sudah memiliki kendaraan tersebut, penting untuk merencanakan anggaran tidak hanya untuk bahan bakar tetapi juga pajak serta biaya perawatan dalam jangka panjang.
