Indeks

BMW Percaya Penjualan Meningkat Setelah Tarif CBU Eropa Dihapus

Lintaskriminal.co.id -.CO.ID – JAKARTA. Grup BMW Indonesia menyambut penerapan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Eropa (IEU–CEPA) sebagai langkah strategis yang dianggap mampu mengubah wajah industri otomotif dalam negeri.

Melalui kesepakatan ini, tarif impor kendaraan utuh (completely built up/CBU) dari Eropa akan dihapuskan secara bertahap dari 50% menjadi 0% dalam lima tahun mendatang, mulai tahun 2027.

Peter Sunny Medalla, President DirectorGrup BMW Indonesia menganggap kebijakan tersebut akan meningkatkan kompetitif kendaraan Eropa, khususnya BMW, serta mempermudah akses bagi konsumen di Nusantara.

“BMW menyambut IEU-CEPA sebagai langkah transformasi yang akan mengubah wajah industri otomotif di Indonesia,” katanya kepada Lintaskriminal.co.id, Selasa (7/10).

Menurutnya, penghapusan pajak impor secara bertahap mulai tahun 2027 tidak hanya akan membuat mobil Eropa lebih kompetitif, tetapi juga membuat BMW lebih mudah dijangkau oleh pelanggan yang lebih banyak di Indonesia, didukung oleh jaringan purna jual yang kuat, layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan, serta solusi mobilitas yang inovatif.

Medalla menyampaikan bahwa kebijakan ini selaras dengan strategi jangka panjang BMW dalam memperluas variasi model, memperkuat layanan purna jual, serta menyediakan inovasi yang lebih terjangkau bagi pelanggan di Indonesia.

“Kami juga berkomitmen untuk menyesuaikan strategi bisnis sesuai dengan perubahan pasar dan regulasi, serta menjaga hubungan komunikasi yang baik dengan pihak-pihak terkait, semua bertujuan agar pelanggan mendapatkan manfaat terbesar dari kesepakatan ini,” katanya.

Saat ini, BMW berada di posisi terdepan sebagai merek premium utama di Indonesia, sekaligus menjadi pemimpin dalam segmen kendaraan listrik mewah. Berkat penghapusan tarif CBU, perusahaan yakin dapat mempertahankan dan memperkuat posisi tersebut.

Untuk BMW, ini bukan hanya tentang kompetisi; tetapi lebih pada menegaskan janji kami untuk menyajikan Sheer Driving Pleasure sekaligus membuat pengalaman BMW semakin mudah dijangkau oleh pelanggan di Indonesia,” tambah Medalla.

Meskipun tidak secara langsung menyebutkan target pertumbuhan penjualan atau rencana ekspansi produksi di dalam negeri, BMW menegaskan bahwa strateginya akan terus disesuaikan dengan perubahan kondisi pasar dan kebijakan, termasuk kemungkinan perluasan investasi di Indonesia seiring dengan pelaksanaan penuh IEU–CEPA.

Exit mobile version