Jakarta, halopadang.id– Dengan berkembangnya teknologi otomotif, konsumen kini dihadapkan pada berbagai pilihan kendaraan yang semakin beragam. Jika dahulu mobil bermesinInternal Combustion Engine(ICE) mendominasi jalan, kini kendaraanhybridsemakin banyak diminati karena dianggap lebih efektif dan ramah lingkungan.
Namun muncul pertanyaan penting, apakah perawatan kendaraan bermotorhybridsama seperti mobil ICE, atau memerlukan perhatian khusus. Mobil ICE danhybridmemiliki beberapa komponen yang mirip, namun cara kerja keduanya berbeda.
Mobil hibrid menggabungkan mesin bensin bersama dengan motor listrik dan baterai besar, sehingga perawatannya tidak sepenuhnya sama dengan mobil biasa.
Berhasil Diselenggarakan, Motor dan Mobil Kustom Menjadi Tampilan Utama di Kustomfest 2025
1. Mesin bahan bakar dan proses pembakaran
Pada kendaraan ICE, mesin bensin beroperasi secara penuh untuk menggerakkan mobil. Hal ini berarti pemilik harus secara teratur mengganti oli mesin, kabel busi,filterudara, hingga cairan pelumas sesuai jadwal. Frekuensi perawatan biasanya lebih tinggi karena mesin bekerja penuh setiap kali mobil digunakan.
Sementara itu, pada mobil hybridMesin bensin tidak selalu bekerja secara penuh karena didukung oleh motor listrik. Akibatnya, tingkat keausan komponen mesin lebih rendah, sehingga jangka waktu penggantian oli dapat diperpanjang.
Namun, tetap diperlukan pemeriksaan rutin agar mesin selalu dalam keadaan optimal, terutama bila mobil sering digunakan di jalan tol dengan kecepatan tetap yang menyebabkan mesin lebih sering beroperasi.
Bahaya Tersembunyi di Balik Kotoran Mesin Kendaraan, Waspada!
2. Baterai dan sistem listrik
Kemudian, kendaraan ICE hanya memerlukan aki 12V yang relatif gampang diganti dan harganya terjangkau. Aki ini biasanya berfungsi untuk menghidupkan mesin serta sistem kelistrikan dasar seperti lampu, audio, dan AC.
Di sisi lain, mobil hybridmemiliki baterai berkapasitas tinggi dengan teknologi khusus yang jauh lebih kompleks. Perawatannya berbeda dari aki mobil umum karena bateraihybridmemiliki sistem pendingin sendiri dan harus diperiksa kondisi kesehatannya di bengkel resmi.
Biaya penggantian baterai hybridjuga lebih tinggi, meskipun umur pemakaiannya biasanya bisa mencapai 8–10 tahun.
Tidak Perlu Mengganti Oli Kompresor AC Mobil Secara Berkala, Berikut Penjelasannya
3. Sistem pengerahan dan pengoperasian transmisi
Pada kendaraan ICE, sistem pengereman berfungsi secara biasa dengan menggunakan cakram dan kampas rem atau model rem tromol. Perawatannya perlu dilakukan secara teratur karena kampas rem mudah rusak akibat gaya pengereman penuh yang dilakukan oleh pengemudi. Sementara pada mobilhybrid, terdapat fitur regenerative brakingyang memanfaatkan energi pengereman untuk mengisi ulang baterai.
Ini mengurangi beban kerja kampas rem, sehingga meningkatkan umur pakainya. Untuk transmisi, mobil ICE biasanya menggunakan manual atau otomatis tradisional, sedangkan mobilhybridcenderung menggunakan sistem e-CVT yang membutuhkan cairan khusus dan perawatan yang berbeda dibandingkan dengan transmisi konvensional.
