Kab. Agam, Lintas Tiga ~ Semangat antusiasme hari pertama masuk sekolah di SDN 11 Pudung, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat tampak berbeda pada Senin 13 Juli 2026. Kenapa tidak, suasana haru dan gembira terlihat menyelimuti saat pihak sekolah menerima bantuan perlengkapan belajar berupa buku tulis sebanyak 52 kodi, yang disalurkan langsung oleh pihak SPBU Bawan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan di awal tahun ajaran 2026/2027.
Acara pelepasan tim penyalur dilakukan secara simbolis oleh Pimpinan SPBU Bawan, Jayat, S.H., M.Kn., di area SPBU. Seterusnya tim dari SPBU sebanyak 3 orang diutus untuk mengantarkan langsung bantuan ke SDN 11 Pudung, sebagai bentuk wujud komitmen nyata untuk menjangkau pendidikan di lingkungan sekitar perusahaan.
Saat melepas tim penyalur di area SPBU Bawan, Jayat, S.H., M.Kn., menyampaikan pandangannya dengan penuh penekanan. Baginya, aksi sosial ini bukan sekadar agenda tahunan pemenuhan kewajiban korporasi, melainkan sebuah panggilan moral untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa di tingkat tapak.
”Bantuan puluhan kodi buku tulis ini jangan hanya dilihat dari nilai materi atau tumpukan kertasnya. Ini adalah simbol kepedulian dan investasi jangka panjang kami untuk masa depan anak-anak di Nagari Bawan. Kita semua tahu, pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk memutus mata rantai kemiskinan dan sekaligus pintu gerbang utama untuk melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan dari daerah ini,” ujar Jayat dengan penuh optimisme.
Ia melanjutkan bahwa hari pertama sekolah seharusnya dipenuhi dengan kegembiraan dan harapan baru, bukan kecemasan orang tua akan kebutuhan perlengkapan dasar anak-anak mereka.
”Harapan terbesar kami sederhana namun mendalam. Kami ingin buku-buku tulis yang baru ini menjadi bahan bakar pemantik semangat belajar bagi anak-anak kita. Kami ingin mengirimkan pesan kuat kepada mereka bahwa mereka tidak berjalan sendirian. Di belakang mereka, ada lingkungan sekitar dan dunia usaha yang siap mendukung penuh setiap langkah kaki mereka dalam meraih mimpi setinggi-tingginya,” tambahnya.
Jayat juga menegaskan komitmen SPBU Bawan untuk memastikan inklusivitas pendidikan di wilayah operasional mereka, di mana faktor ekonomi tidak boleh menjadi sekat pembatas bagi anak untuk belajar.
”Tujuan utama kami adalah memastikan tidak boleh ada satu pun siswa di wilayah ini yang terhambat atau terkendala proses belajarnya hanya karena keterbatasan perlengkapan dasar seperti buku tulis. Kami berharap, setiap lembar halaman kosong di buku yang kami bagikan hari ini, akan diisi dengan catatan-catatan ilmu yang bermanfaat, coretan cita-cita, dan prestasi-prestasi gemilang yang konsisten mereka ukir di kelas setiap harinya,” tegas Jayat.
Harapan Pimpinan SPBU Investasi untuk Generasi Masa Depan
Pimpinan SPBU Bawan, Jayat, S.H., M.Kn., lebih jauh mengatakan bahwa bantuan ini bukan sekadar angka atau jumlah buku, melainkan investasi bagi masa depan anak-anak Nagari Bawan. Pihaknya berharap bantuan kecil ini menjadi pemantik api semangat bagi mereka untuk lebih berprestasi dan konsisten dalam belajar di kelas setiap harinya.
“Ini adalah bentuk kontribusi kecil kami untuk ikut membangun sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Agam, dan insyaallah akan di segerakan nanti kita akan sasar sekolah-sekolah lain untuk menerima bantuan yang sama,” tutup Jayat mengakhiri.
Harapan Pihak Sekolah, Membangun Motivasi Belajar
Kepala Sekolah SDN 11 Pudung, Anhar Elvias Nofid, S.Pd., M.Pd., yang menerima langsung bantuan tersebut, mengungkapkan rasa harunya. Baginya, bantuan ini datang di saat yang paling tepat, yakni tepat saat siswa membutuhkan energi baru untuk memulai tahun ajaran.
”Kami sangat berterima kasih kepada jajaran SPBU Bawan. Harapan kami, melalui bantuan buku tulis ini, siswa-siswa kami semakin termotivasi dan tidak lagi merasa cemas akan kebutuhan perlengkapan sekolah mereka.
Dia berharap inisiatif mulia ini mampu menciptakan iklim belajar yang lebih kondusif. Semoga dengan bantuan ini, anak-anak dapat lebih fokus dalam menyerap ilmu. “Sehingga prestasi mereka di sekolah akan meningkat dan membanggakan orang tua serta nagari kita,” ungkap Anhar.
Senada dengan pihak sekolah, Wali Jorong Pudung, Azwar Anas, menyoroti pentingnya peran perusahaan bagi masyarakat lokal. Bersama Ketua Komite SDN 11 Pudung, Anuar, S.E., mereka sepakat bahwa apa yang dilakukan SPBU Bawan adalah contoh nyata hubungan harmonis antara perusahaan dan lingkungan sekitar.
”Sebagai perwakilan masyarakat, harapan kami sinergi ini menjadi pemantik bagi pihak lain untuk melakukan hal serupa. Kita berharap keberadaan SPBU Bawan bukan hanya berorientasi pada bisnis, tetapi terus tumbuh bersama nagari. Kami berharap program seperti ini dapat berkelanjutan, tidak hanya di awal tahun ajaran, tetapi dalam berbagai bentuk dukungan lainnya untuk kemajuan SDM di Nagari Bawan. Ini adalah bukti bahwa ketika dunia usaha dan masyarakat bersatu, pendidikan anak-anak kita akan memiliki masa depan yang jauh lebih cerah,” tutup Azwar Anas.
