PADANG PANJANG, LINTASTIGA.COM — Isuzu Pick Up Traga diduga mengalami gangguan fungsi rem sebelum menabrak enam kendaraan secara beruntun di Jorong Kayu Gadang, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Kecelakaan di jalur Padang Panjang–Bukittinggi tersebut melibatkan tujuh kendaraan, yakni satu Isuzu Pick Up Traga, tiga Toyota Avanza, satu Honda Brio, satu Mitsubishi Xpander, dan satu Mitsubishi Pajero.
Berdasarkan penanganan awal Unit Laka Satlantas Polres Padang Panjang, kecelakaan bermula ketika Isuzu Pick Up Traga BA 8345 LAA melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang.
Saat berada di lokasi kejadian yang merupakan ruas jalan menurun, kendaraan tersebut diduga kehilangan fungsi rem. Kendaraan kemudian menabrak sejumlah kendaraan yang berada di depannya secara beruntun.
Kendaraan pertama yang tertabrak adalah Toyota Avanza B 2966 JUJ yang dikemudikan Rian Hidayat (29), warga Pasaman.
Benturan kemudian melibatkan Honda Brio BH 1646 YS yang dikemudikan M. Naufal Defriadi (24), warga Bukittinggi; Toyota Avanza B 1342 PYE yang dikemudikan Wahid Kurniawan (22), warga Pasaman; serta Toyota Avanza BA 1802 AAM yang dikemudikan M. Iqbal (44), warga Bukittinggi.
Isuzu Traga selanjutnya menabrak Mitsubishi Xpander BA 1633 KH yang dikemudikan Elon Mipendri (31), warga Padang, kemudian Mitsubishi Pajero BM 1090 KH yang dikemudikan Ilham (28), warga Padang Pariaman.
Setelah menabrak kendaraan terakhir, Isuzu Traga tersebut terguling ke sisi kanan jalan.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan total kerugian materiel sementara diperkirakan sekitar Rp50 juta.
Polisi: Penyebab Masih Didalami
Kasat Lantas Polres Padang Panjang AKP Pifzen Finot mengatakan, berdasarkan penanganan awal, kecelakaan diduga terjadi karena Isuzu Pick Up Traga mengalami kehilangan fungsi rem.
“Dari hasil penanganan awal, kecelakaan diduga terjadi karena kendaraan Isuzu Pick Up Traga mengalami kehilangan fungsi rem sehingga menabrak kendaraan yang berada di depannya secara beruntun. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun terdapat kerugian materiel terhadap kendaraan yang terlibat,” ujar Pifzen.
Ia mengimbau pengendara memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama sistem pengereman, ban, lampu, serta komponen keselamatan lainnya.
Pengemudi juga diminta menjaga jarak aman dan mengendalikan kecepatan, khususnya ketika melintasi ruas jalan yang memiliki turunan.
Dalam penanganan kasus tersebut, pengemudi Isuzu Pick Up Traga BA 8345 LAA disebut belum ditemukan. Sementara kendaraan yang terlibat telah diamankan di Satlantas Polres Padang Panjang untuk pemeriksaan dan proses penyelidikan.
Jalur Panyalaian Perlu Dievaluasi
Kecelakaan beruntun tersebut kembali menyoroti aspek keselamatan di jalur Panyalaian yang menjadi salah satu akses utama penghubung Padang Panjang dan Bukittinggi.
Karakteristik ruas jalan yang memiliki turunan serta aktivitas kendaraan yang cukup tinggi menjadi salah satu aspek yang dapat dievaluasi oleh instansi terkait, terutama untuk mengantisipasi kecelakaan akibat gangguan kendaraan maupun faktor lainnya.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Pemerintah Kota Padang Panjang dapat berkoordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, serta instansi teknis terkait untuk mengevaluasi kondisi keselamatan di kawasan tersebut.
Evaluasi dapat mencakup keberadaan dan kondisi rambu peringatan, marka jalan, penerangan, pengendalian kecepatan, serta fasilitas keselamatan lainnya.
Di sisi lain, pemeriksaan kelaikan kendaraan juga menjadi bagian penting dalam pencegahan kecelakaan, khususnya kendaraan angkutan barang yang melintasi jalur dengan karakteristik menurun.
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih ditangani Unit Laka Satlantas Polres Padang Panjang. Petugas melakukan pendataan kendaraan dan pihak-pihak yang terlibat serta mengumpulkan keterangan dan bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
(Eko)
